Pamekasan, 1/2 (Media Madura) – Ribuan keping Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) elektronik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tidak tercetak dikarenakan kehabisan blangko.

“Disini (Dispendukcapil) tidak menerima blanko dari pemerintah pusat alias kosong. Sehingga, warga yang merekam saat ini tidak bisa mendapatkan e-KTP dalam waktu cepat,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan, Herman Kusnadi, Rabu (1/2/2017).

Menurut Herman, kekosongan blanko itu mulai bulan Desember 2016, dan itupun tidak hanya di Pamekasan, tapi terjadi di seluruh Indonesia.

“Kekosongannya bukan hanya di Pamekasan, tapi Nasional,” tambahnya.

Alasannya, lanjut Herman, kekosongan blanko tersebut karena pada tahun 2016 Kementerian Dalam Negeri (Kememdagri) gagal lelang. Blanko itu termasuk pula kertas security. Dimana, kertas security itu hanya ada beberapa perusahaan yang ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk melakukan percetakan.

“Di Kemendagri sendiri masih bermasalah, itu yang menjadi kendala. Karena blanko kosong,” ujar Herman.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan