Pamekasan, 24/1 (Media Madura) – Penjaga gawang Herry Prasetyo menyatakan siap membawa Madura United FC menjadi juara di Piala Presiden 2017. Turnamen pramusim tersebut akan bergulir pada 31 Januari mendatang.

“Target pribadi saya adalah membawa Madura United juara (Piala Presiden 2017),” kata HerPrast sapaan akrabnya.

Kiper kelahiran Malang itu merupakan salah satu pemain yang diperpanjang kontraknya oleh manajemen Laskar Sape Kerrab untuk musim 2017. Dia akan memperkuat Madura United di kompetisi terdekat, Piala Presiden.

Di antara tiga kiper yang dimiliki Madura United sekarang dan sama-sama di perpanjang kontraknya, HerPrast selalu menjadi pilihan utama pelatih mengawal gawang Madura United. Terbukti kontribusinya bisa membawa Madura United finish di peringkat tiga Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu.

Sekarang ia bersama skuad baru Madura United berkomitmen memberikan penampilan terbaiknya di setiap pertandingan nanti. Guna memuluskan keinginan menjuarai Piala Presiden. “Saya akan memberikan yang terbaik untuk Madura United,” ujarnya.

Diakui, selama membela klub asal Pulau Garam HerPrast menemukan kenyamanan. Kekeluargaan yang dibangun dalam skuad menjadi salah satu alasan dia bertahan. Meskipun menuntut dirinya harus jauh dari keluarganya.

“Semua keluarga sangat mendukung untuk di Madura. Kekeluargaan di Madura United sangat enak. Meninggalkan anak yang kini menginjak 7 bulan tidak jadi persoalan, karena ada istri yang merawatnya dengan baik,” imbuhnya.

Kendati demikian, HerPrast tidak bisa menyembunyikan kerinduan terhadap sang buah hati yang saat ini sedang lucu-lucunya. Tapi HerPrast punya cara tersendiri untuk tetap melihat perkembangan si buah hati meski berhubungan jarak jauh.

“Untuk membangun keakraban dengan anak, nyaris tiap hari menghubunginya lewat video call. Jadi bisa bercanda dan bergurau dengan anak. Mulai tahun 2010 sudah di rumah sendiri sama istri,” tuturnya.

HerPrast menambahkan, selain di Madura United, dia juga tidak bisa melupakan kenangan sewaktu membela PON Jawa Timur.

“Selama bergelut dengan beberapa tim, yang paling nyaman ialah sewaktu juara PON. Termasuk di Madura United, saya juga merasakan kenyamanan,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan