Sampang, 7/1 (Media Madura) – Kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang terus mendapat sorotan tajam dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang. Komisi yang membidangi pemerintahan ini berharap agar kekosongan jabatan ini segera dilakukan pelelalangan jabatan.

Sebab, beberapa hari ini dengan adanya jabatan yang dimandatkan kepada pelaksana tugas (Plt) kurang berjalan maksimal. Seperti halnya yang terjadi di sekretariat dewan, dimana plt sekretaris dewan kurang maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai plt sekwan.

”Mutasi jabatan sudah dilakukan pada akhir tahun 2016 lalu, tinggal saatnya keseriusan pemkab mengisi 4 jabatan yang dibiarkan kosong,” ujar Anggota Komisi I DPRD Sampang Syamsuddin.

Ditambahkan Syamsuddin, dengan adanya kekosongan yang dijabat oleh plt tentu akan berdampak buruk terhadap pelayanan. Apalagi pejabat yang menjabat merangkap jabatan. Sehingga secara tidak langsung dalam pelayanannya akan timpang.

”Tahapan-tahapan pelelangan jabatan seharusnya sudah dipersiapakan sejak sekarang, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) harus bergerak cepat,” pintanya.

Hal senada disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Agus Husnul Yakin, kekosongan jabatan strategis itu kiranya perlu segera diisi, namun dengan catatan lelang jabatan harus profesional dan bersih dari praktik-praktik KKN.

”Pelaksanaan lelang jabatan harus bersih dan profesional, jangan sampai panitia lelang memihak salah satu calon pejabat yang mengisi kekosongan jabatan ini, dan tepenting figurnya sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahliannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang Slamet Terbang menyatakan, kekosongan jabatan sudah menjadi perhatian seriusnya badannya. Menurutnya, dalam menggelar lelang perlu proses dan tahapan. Sehingga untuk menuju pelaksanaan lelang membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

”Kalau target lelang jabatan sudah kami canangkan digelar pada bulan ini atan Februari mendatang, butuh proses, tahapan dan waktu,” jelasnya.

Terpisah, Asisten III Setkab Sampang Rochim Mawardi mengaku sudah mengingatkan BKD agar segera bertindak cepat dalam mengatasi kekosongan jabatan ini. Bahkan, ia berharap Januari ini lelang jabatan sudah digelar.

”Saya sudah mengingatkan, supaya dipercepat, memang mendesak, namun yang jelas lelang jabatan ini masih butuh koordinasi dengan pusat dan provinsi,” tukasnya.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan