Bahas Strategi Ekonomi Rasulullah, Majelis Shongai Barokah Dipadati Jamaah

Must read

- Advertisement -

Pamekasan, (Media Madura) – Suasana hangat di Markas Shongai Barokah, Dusun Serkeser, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Minggu (26/4/2026) malam. Majelis Shongai Barokah menggelar kajian bertema “Strategi Rasulullah Membangun Ekonomi Islam” yang dihadiri jamaah dari berbagai kalangan.

Kegiatan ini menghadirkan Lora Nizar sebagai bintang tamu, sementara tausiyah utama disampaikan oleh KH. Ali Maimun Saedi. Dalam penyampaiannya, ia mengajak jamaah memahami bagaimana Rasulullah SAW membangun sistem ekonomi yang kuat dan berkeadilan.

Menurut KH. Ali Maimun Saedi, ada dua kunci utama dalam strategi ekonomi Rasulullah. Pertama adalah profesionalitas. Ia menekankan bahwa apa pun pekerjaan yang dilakukan harus dikerjakan dengan serius, jujur, dan penuh tanggung jawab.

“Intinya, apa pun yang kita lakukan harus profesional,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya nilai kebermanfaatan dalam berusaha. Mengutip hadis, ia menyampaikan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Prinsip ini dinilai menjadi fondasi penting dalam aktivitas ekonomi Islam.

Kunci kedua adalah harmonisasi atau keseimbangan. Rasulullah, lanjutnya, membangun sistem ekonomi yang tidak timpang, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin.

“Harmoni itu penting agar tidak ada jurang yang terlalu jauh antara yang mampu dan yang kurang mampu,” jelasnya.

Melalui kajian ini, jamaah diajak tidak hanya memahami konsep ekonomi Islam secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan profesionalitas dan manfaat bagi sesama.

KHUSYUK: Kajian Islam Majelis Shongai Barokah

Sementara itu, tuan rumah Majelis Shongai Barokah, Nur Fajri Alim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para jamaah yang hadir. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mencapai ratusan orang dalam mengikuti kajian tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh jamaah yang sudah meluangkan waktu untuk hadir. Kehadiran panjenengan semua menjadi semangat bagi kami untuk terus menggelar kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Sampang itu berharap, melalui kajian ini, para jamaah dapat mengambil hikmah dan meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun sikap dan perilaku yang baik.

“Semoga kita semua bisa mencontoh perilaku Rasulullah, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam bermasyarakat,” pungkasnya. (Znl/Arif)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article