Penerima Manfaat PKH di Pamekasan Bertambah

Must read

- Advertisement -

Pamekasan, (Media Madura) – Penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur bertambah, dengan begitu petugas pendampingnya juga mengalami penambahan.

Disampaikan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Khofifah Indar Parawansa, penerima bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mulai menerima terhitung tahun 2018 mendatang.

“Untuk tahun ini penerima manfaat PKH bertambah,” katanya, saat menyampaikan sambutan dalam acara Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial dan acara lomba mewarnai di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Bagandan, Pamekasan, Madura, Minggu, (17/12/2017).

Perempuan yang digadang-gadang sebagai Calon Gubernur Jawa Tikur itu menambahan, penambahan penerima manfaat PKH itu sekitar sebanyak 13.120 orang dengan begitu jumlah panerima ditahun 2018 menjadi 42.586 dari sebelumnya 29.466 orang.

“Jumlah warga Pamekasan penerima bantuan PKH sebanyak 29.466 orang. Karena ada penambahan maka pada 2018 menjadi 42.586 orang,” tambah Khofifah.

Dijelaskan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Muslimat Nahdhatul Ulama (PB Muslimat NU) itu dengan begitu jumlah tenaga pendamping bantuan PKH di Kabupaten berslogan Gerbang Salam itu mengalami penambahan dari 126 orang menjadi 171 orang pada tahun 2018.

“Di Pamekasan ini ada penambahan sebanyak 46 orang, ke-46 petugas pendamping tambahan itu telah direkrut dan mengikuti tes pada awal Desember 2017,” tutur Khofifah.

“Mereka akan bertugas melakukan pendampingan, sejak awal 2018, saat program pelaksanaan untuk penerima bantuan baru mulai dicairkan,” sambung mantan Aktifis Pergerakan Mahasisiwa Islam Indonesia (PMII) itu.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article