Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Hj. Ansari Ajak Masyarakat Desa Jaga Budaya Gotong-royong

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada masyarakat desa. Dalam kesempatan itu ia berpesan agar masyarakat terus menjaga budaya gotong-royong.

Dalam Sosialisasi yang digelar di Rumah Aspirasi, Kabupaten Pamekasan, pada Rabu (30/07/2025) pagi, legislator perempuan asal Madura ini menguraikan bahwa gotong-royong merupakan salah-satu nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan.

“Gotong-royong merupakan bentuk dari persatuan Indonesia. Sila ke-3 dalam Pancasila. Budaya gotong-royong ini harus terus kita pelihara,” katanya.

Dikatakan politisi asal Kabupaten Pamekasan ini, apabila semangat 4 pilar kebangsaan terjaga di tengah-tengah masyarakat, maka proses pembangunan melalui berbagai program yang dijalankan oleh pemerintahan saat ini bisa berjalan dengan baik.

“Kalau masyarakatnya tidak kompak, antar tetangga sering ribut dan tidak tercipta persatuan dan kesatuan, pembangunan juga akan terhambat,” tuturnya.

Semangat 4 pilar kebangsaan baik Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, sebagai pondasi berbangsa dan bernegara demi terciptanya persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, salah satu peserta sosialisasi 4 pilar kebangsaan dalam kesempatan itu Moh. Kardi mengatakan, masyarakat di desa di Kabupaten Pamekasan sejak lama menjaga dan menjalankan nilai-nilai Pancasila, menjaga budaya gotong-royong.

“Buktinya masyarakat tetap rukun, antar tetangga saling bantu. Itu kan sudah menjalankan makna 4 pilar kebangsaan itu sendiri, meskipun banyak yang tidak paham apa itu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” paparnya.

Sehingga, kata dia, agar masyarakat banyak yang paham, maka sosialisasi 4 pilar kebangsaan tersebut perlu sering digelar ke berbagai desa khususnya di Kabupaten Pamekasan. (Rls/Ist)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article