Warga Kabupaten Pamekasan Dipaksa Vaksin, Ini Kata Mas Tamam

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam
Advertisement


Pamekasan, (Media Madura) – Dugaan adanya paksaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tidak dibenarkan oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.


Mas Tamam sapaan akrab Baddrut Tamam bahkan memastikan bahwa vaksinasi massal yang telah berjalan dalam seminggu terakhir di wilayah itu bersifat sukarela.


“Pendekatan kami itu pendekatan kerja sama kesadaran. Yang mau divaksin ayo divaksin, kami fasilitasi tempatnya. Yang tidak mau divaksin, kami edukasi,” kata Mas Tama.

Jadi, menurut mantan anggota DPRD Jawa Timur itu, tidak perlu ada paksaan dalam pelaksanaan vaksinasi. 


“Saya memastikan bahwa di Kabupaten Pamekasan ini tidak ada vaksinasi yang dipaksa-paksakan, itu yang pertama,” tutunya.


“Kenapa saya pastikan itu? karena laporan dari teman-teman Polres (Pamekasan) dan dari teman-teman Kodim (0826 Pamekasan) juga tidak ada yang memaksa-maksa,” imbuh Mas Tamam.


Hal itu, Mas Tamam sampaikan saat menghadiri Vaksinasi Massal dan Bakti Sosial Taruna AKABRI ’89 di Pondok Pesantren Sumber Gayam, Pamekasan, Rabu (13/10/2021) pagi.


Acara vaksinasi massal yang dihadiri langsung Bupati Pamekasan dan sejumlah Forkopimda itu diikuti ribuan warga dan santri. Melihat antusias warga, Mas Tamam mengaku senang.


“Hari ini kami juga saksikan bersama-sama, yang hadir ke sini karena semuanya ingin divaksin, yang hadir ke sini karena semuanya ingin mendapatkan herd immunity. Hari ini kami merasa mendapatkan energi tambahan,” tutup Mas Tamam.


Reporter: Zainol /Editor: Arif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here