Edukasi Warganya Tentang Manfaat Vaksin Covid-19 di Pamekasan

Petugas mendatangi rumah-rumah warga untuk sosialisasi manfaat vaksin. Foto : Ist/MM
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Dalam rangka turut menyukseskan program Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 sosialisasi terus dilakukan di wilayah itu.

Sosialisasi dilakukan oleh jajaran Satgas COVID-19. Bahkan Babinsa dan Babinkamtibmas yang tersebar di 189 desa dan kelurahan di Kabupaten Pamekasan juga ditugaskan untuk terus melakukan penyadaran tergadap masyarakat tentang pentingnya vaksin.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0826-01 Kota Pamekasan Serma Bahrul
bersama Babinkamtibmas, keduanya berkeliling memberikan edukasi tentang manfaat Vaksinasi kepada warga binaannya di Kelurahan Bugih Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Senin (27/09/2021) pagi.

Kegiatan yang dilakukan Babinsa dan Babinkamtibmas diwilayah binaannya, dalam rangka memberikan pemahaman bahwa vaksin sangat aman dan membawa manfaat yang besar.

“Sosialisasi terus kami lakukakn, karena manfaat vaksinasi adalah, dapat meningkatkan kekebalan imunitas tubuh kita sehingga dapat mengurangi resiko dari COVID-19,” katanya.

Dikatakan, vaksin juga dapat melindungi orang-orang yang beresiko atau mempunya penyakit bawaan, karena kemungkinan orang yang sudah divaksin untuk menularkan virus corona sangatlah kecil.

“Manfaat yang terakhir yaitu dapat meminimalisir dampak ekonomi dan sosial, sebab jika sebagian besar warga telah divaksin dan memiliki system kekebalan tubuh yang baik untuk melawan Covid-19, maka kegiatan social dan ekonomi seluruh warga dapat berjalan kembali seperti sedia kala,”sambungnya.

Serma Bahrul berharap seluruh warga agar mengikuti kegiatan vaksinasi yang digelar di berbagai tempat di wilayah itu.

“Tidak perlu takut dan ragu bila nanti tiba waktunya pelaksanaan vaksinasi, ikut saja, karena vaksin ini aman dan halal,” serunya.

Seperti diketahui, hingga saat ini angka vaksinasi di Kabupaten Pamekasan masih tergolong rendah, umlah itu jauh dari target pemerintah. Padahal untuk menciptakan kekebalan komunitas (Herd Ummunity) minimal jumlah vaksinasi mencapai 70%.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kecilnya angka vaksinasi di Kabupaten Pamekasan tersebut, yakni keengganan warga untuk divaksin dan banyaknya masyarakat yang tidak percaya terhadap virus Corona.

Plt Kadinkes Pamekadan dr Ahmad Marzuki melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Nanang Suyanto mengatakan warga enggan melajukan vaksinasi meskipun program vaksinasi tersebut setiap hari dilakukan, tidak hanya di pusat kota, tetapi petugas medis sudah datang ke seluruh desa di wilayah itu.

Tidak hanya itu, Dinkes juga telah melakukan berbagai upaya termasuk menggandeng berbagai organisasi sosial kemasyarakatan dan lembaga pendidikan untuk terus melakukan vaksinasi. “Tetapi kita bisa apa kalau masyarakat yang tidak mau divaksin,” keluhanya.

Ia berharap agar masyarakat Pamekasan yang belum divaksin agar segera mengikuti kegiatan vaksinasi, baik di Dinkes, Puskesmas dan diberbagai tempat lainnya. Ia juga berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kita sudah berjuang sejauh ini, jadi kami harapkan agar masyarakat tetap waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” urainya. Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yang 5 M itu. Karena potensi penularan Covid-19 ini masih bisa terjadi,” urainya.

Dikatakan, protokol kesehatan yang 5 M itu sangat penting untuk terus diterapkan oleh masyarakat Pamekasan, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Seperti diketahui, saat ini Kabupaten Pamekasan memang sudah masuk wilayah level 01 bersama 10 kabupaten lainnya di Jawa Timur. Hal itu berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 oleh Kemenkes RI pada 15 September 2021.

Tetapi meskipun begitu, potensi lonjakan kasus masih bisa terjadi. Bahkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam tetap meminta warganya untuk waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ayo terus jaga kesehatan dengan cara tetap memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dan mengurangi mobilitas,” ajaknya. (Arf/Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here