Jalur Nasional di Sampang Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Tersendat

Kendaraan motor dan mobil melintas di Jalan Raya Panyepen Jrengik atau jalur nasional di Sampang yang terpendam banjir, Rabu (9/12/2020) sore. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Jalur Nasional Sampang-Bangkalan tepatnya di Jalan Raya Panyepen Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, terendam banjir, Rabu (9/12/2020) siang.

Kondisi lalu lintas tersendat namun tidak terjadi kemacetan panjang. Penyebabnya lantaran sejumlah kendaraan yang melewati jalur tersebut terpaksa terhenti karena khawatir mogok akibat ketinggian air.

Sebagian kendaraan menerobos derasnya genangan banjir meski ketinggiannya mencapai 30 sampai 40 cm.

Menurut warga, banjir mulai menggenangi Jalan Raya Panyepen mulai pukul 14.00 WIB dan ketinggian air terjadi pukul 15.00 WIB.

“Hujan deras disini sejak Selasa kemarin ditambah Rabu tadi pagi dan menyebabkan debit aliran sungai cukup besar hingga meluap ke jalan,” kata Syamsul Arifin (31) warga Desa Panyepen di lokasi banjir.

Pantauan dilapangan, banjir akibat meluapnya air sungai Panyepen sehingga menimbulkan genangan air merendam puluhan hektare persawahan milik warga sebelum naik ke akses jalan.

Tak hanya itu, dampak banjir ternyata juga merendam ratusan pemukiman warga di Desa Margantoko, Desa Panyepen, Desa Taman, Desa Majangan.

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal menyampaikan, saat ini arus lalu lintas di lokasi banjir sudah berangsur normal. Petugas Polantas dikerahkan untuk mengurai kemacetan.

“Kita juga berkoordinasi dengan Polantas Polres Bangkalan karena banjir ini tidak hanya terjadi di jalur nasional Sampang melainkan hal sama terjadi Jalan Raya Blega Bangkalan,” terangnya.

Kata Ayip, apabila kondisi banjir kian tinggi pihaknya akan merekayasa lalu lintas agar pengendara tidak terjebak. Namun itu masih melihat situasi ketinggian air.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.