Dipicu Soal Sepele, Warga Sumenep Aniaya Tetangga Desa

Petugas Kepolisian dan TNI saat turun ke tempat terjadinya penganiayaan

Sumenep, (Media Madura) – Kasus penganiayaan terjadi di Dusun Aengsoka, Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, pada Senin (9/11/2020) sore.

Katerangan Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyebutkan pelaku penganiayaan yaitu Abdul Hadi (65) warga Dusun Aengsoka, Desa Pragaan Laok.

“Sementara korban adalah Sapraji (40), warga Dusun Treta, Desa Larangan Perreng, Kecamatan Pragaan,” terangnya.

Menurutnya, kejadian bermula saat korban bersama Fathor Rahman menjalankan mesin traktor di tanah tegal milik Alm. Kus yang saat ini dikelola oleh Hel.

“Pelaku kemudian datang sambil memegang arit dan menyabetkan arit pada perut Hel, namun hal itu dapat dihindari oleh Hel, kemudian melarikan diri,” jelasnya.

Namun, pelaku mendekat ke Sapraji yang sedang menjalankan traktor dan langsung menyabetkan arit pada lengan korban sebanyak satu kali.

“Beruntung korban langusung lari di TKP dan dibawa ke Puskesmas Pragaan. Sehingga nyawa korban selamat,” tambahnya.

Pelaku melakukan tindakan penganiayaan ini dikarenakan korban dianggap merusak tanda dan batu milik pelaku yang ada di tanah tegal milik Alm. Kus tersebut.

“Tapi menurut catatan keluarga diketahui bahwa pelaku memiliki gangguan mental,” tukasnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada lengan kanan sepanjang 15 cm dan dalam 1 cm. Sementara pelaku penganiayaan melanggar Pasal 351 (1) KUHP. 

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.