Tersisa 4 Kecamatan di Pamekasan dengan Zona Oranye

Ustad Das'ad Latif bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam / instagram @rabaddruttamam

Pamekasan, (Media Madura) – Hingga saat ini di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tersisa 4 kecamatan dari 13 kecamatan, yang masih masuk zona oranye.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono mengatakqn, kecamatan tersebut yakni Proppo, Pademawu, Galis dan Larangan.

“Tinggal 4 kecamatan yang masuk zona oranye, sisanya sudah kuning,” katanya dalam rilisnya kepada wartawan. Rabu (04/11/2020) malam.

Sementara, jumlah suspek sebanyak 952 orang dengan rincian, pasien dengan pengawasan sebanyak 19 orang, selesai sebanyak 873 orang dan meninggal 60 orang.

Untuk pasien positif covid-19 sebanyak 364 orang. Dengan rincian isolasi 11 orang, sembuh 321 dan meninggal sebanyak 32 orang.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pamekasan, yang merupakan bagian dari Satgas Covid-19 M Yusuf Wibiseno mengatakan hingga saat ini terus melakukan sosialisasi bahkan penindakan kepada warga yang tidak mematuhi protokol covid-19.

“Kesadaran semua pihak sangat berperangaruh dalam menekan penyebaran Covid-19 di Pamekasan. Oleh karena itu, mari kita saling mengingatkan, apabila ada yang tidak memakai masker, tolong diingatkan,” pintanya.

Kedisiplinan warga Pamekasan, kata dia, menjadi faktor utama dalam menekan angka suspek maupun positif covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Seperti diketahui, di berbagai desa dan kecamatan dengan zona kuning, warga Pamekasan sudah mulai beraktivitas dengan normal. Sejumlah kegiatan keagamaan yang melaibatkan banyak orang juga sudah digelar.

Bahkan, semalam, Rabu (04/11/2020) petang, Pemkab Pamekasan menggelar pengajian akbar dengan mendatangkan dai kondang Ustad Das’ad Latif. Tetapi dalam pengajian akbar tersebut tetap menerapkan protokol covid-19. Seluruh jemaah dan warga Pamekasan yang hadir dalam acara tersebut harus mematuhi aturan dan protokol covid-19. Mulai memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan sebelum masuk mencuci tangan.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.