Warga Pamekasan Diimbau Waspadai Pancaroba

Hujan deras mengguyur di Jalan Raya Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Senin (5/11/2018) siang. (Ryan Hariyanto/MM).

Pamekasan, (Media Madura) – Warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diimbau agar waspada peralihan musim atau yang biasa disebut Pancaroba.

Staf Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan Pancaroba adalah masa peralihan antara musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Biasanya ditandai oleh kondisi cuaca yang tidak menentu, dari panas tiba-tiba hujan, dari angin tenang tiba-tiba berubah angin kencang dan sebagainya.

“Kondisi-kondisi saat ini diharap warga agar waspada, karena pada bulan ini memasuki Pancaroba,” katanya, Senin (12/10/2020).

Warga, tambah Budi, agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem atau bencana puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

“Apa yang harus dilakukan warga di rumah, memperbaiki atap rumah untuk antisipasi cuaca ekstrem, membersihkan sampah yang menghambat laju air dan waspadai gangguan kesehatan dengan menjaga ketahanan tubuh,” tambahnya.

Selain itu, pria berkumis tebal itu melanjutkan, menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari demam berdarah itu perlu dilakukan sesuai pemberitahuan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Selalu ikuti perkembangan informasi cuaca di media informasi atau di media sosial lainnya, seperti milik BMKG,” tutup Budi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.