Pasien Meninggal Usai Operasi, Keluarga Sebut Ada Dugaan Malapraktik

Klinik Utama Sukma Wijaya Sampang

Sampang, (Media Madura) – Suasana pelayanan di Klinik Utama Sukma Wijaya, Sabtu (22/8/2020) sore, mendadak gaduh setelah keluarga pasien mengamuk lantaran orang tuanya meninggal usai beberapa menit menjalani operasi penyakit hernia.

Keluarga pasien kecewa terhadap pelayanan sebuah klinik kesehatan yang berada di Jalan Agus Salim, Sampang. Menurut keluarga, tidak satupun kata disampaikan pihak dokter tentang hasil operasi itu. Tiba-tiba orang tuanya mendadak kejang pasca seorang perawat memberikan suntikan.

“Selesai operasi ayah dibawa ke ruang rawat inap, dokter atau perawatnya tidak ngomong apa-apa tentang hasilnya, lalu diberi suntikan oleh perawat, saat itu juga kejang dan meninggal,” ucap Mujahid (30) anak pasien kepada wartawan.

Mujahid menerangkan kronologi meninggalnya ayahnya, Bahri (64) asal warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Orangtuanya menderita penyakit hernia hendak berobat ke Klinik Utama Sukma Wijaya.

Saat itu, pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB, Mujahid mengantarkan ayahnya ke klinik. Sesampainya di situ, ayah Mujahid ditangani perawat dengan menjalani pemeriksaan kondisi tubuh dan pengecekan paru-paru. Pasien pun menjalani operasi pukul 13.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB.

Dari keterangan perawat yang disampaikan ke pihak keluarga, Bahri meninggal karena serangan jantung akibat faktor usia.

“Padahal sebelum meninggal ayah tidak punya riwayat sakit jantung, hanya sakit hernia dan darah tinggi,” kata Mujahid.

Lantas pihak keluarga menuding insiden meninggalnya orang tuanya itu akibat dugaan malapraktik. Sebab, keluarga khawatir suntikan yang diberikan salah obat atau kesalahan petugas medis.

Dikonfirmasi, dokter spesialis bedah Klinik Utama Sukma Wijaya dr. Zaki Sukam Jaya membenarkan pasien meninggal usai operasi hernia di kliniknya. Namun dirinya tak mau menjelaskan penyebab kematian tersebut. Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan perawat atas insiden itu.

“Memang benar, tadi ada pasien meninggal setelah operasi, mohon maaf untuk sekarang belum bisa memberikan klarifikasi, mungkin tunggu sampai 2 atau 3 hari lagi,” singkatnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.