Lagi, Isu Santet Berujung Pembunuhan di Sumenep

AW dan R, pelaku pembunuhan berlatar isu santet di Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Isu santet kembali menelan nyawa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kali ini korbannya bernama Hasyim, warga Dusun Timur Sungai, Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean.

“Pelakunya dua orang, AW dan R, sama-sama warga Desa Saobi hanya beda dusun. Keduanya sudah kami tangkap,” ujar Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Senin (10/8/2020).

Kronologi penangkapan berawal saat polisi mendapatkan laporan adanya kasus pembunuhan di sebuah perahu motor di Desa Saobi dengan korban Hasyim, pada Selasa (4/8/2020) lalu.

Menindaklanjuti laporan itu, sejumlah petugas Polsek Kangayan langsung terjun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Hasilnya, polisi menemukan petunjuk bahwa ada keterlibatan warga desa setempat.

Setelah dilakukan lidik, polisi mendapatkan informasi, bahwa pada saat kejadian warga tersebut sempat mengalihkan ABK untuk turun dari kapal. Sehingga pelaku bisa melakukan proses eksekusi terhadap korban.

“Dengan bantuan KBO Polres, petugas langsung melacak tempat tinggal pelaku, yakni R dan melakukan penangkapan terhadapnya,” ungkap Kapolres.

Dari hasil interogasi, ternyata R tidak sendirian. Ia bersama AW yang berperan sebagai pelaku utama atau eksekutor. AW pun dengan cepat berhasil diringkus petugas.

“Keduanya mengakui telah menghabisi nyawa Hasyim,” jelas Darman.

Menurut Darman, motif pembunuhan pelaku merasa dendam karena keponakannya telah disihir atau disantet oleh korban.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 338 atau pasal 351 ayat (3) Jo pasal 55 ayat (1) atau pasal 56 ayat (1) dan (2) KUH Pidana dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.