Tahun 2020, Kebutuhan Tembakau Madura di Pamekasan Minim

Bibit tembakau Madura (Dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Kebutuhan tembakau Madura di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada tahun 2020 diprediksi menurun ketimbang tahun 2019 lalu.

Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Akhmad Sjaifuddin, sampai saat ini masih ada satu pabrikan yang mengonfirmasi akan melakukan pembelian tembakau petani, itupun bersifat kemitraan.

“PT Sadhana Arif Nusa atau pabrikan mitra Sampoerna konfirmasi akan beli tembakau sekitar 200 ton, tembakau yang akan dibeli milik petani binaannya atau kemitraan,” katanya, Senin (15/6/2020).

Ditambahkan Ahmad sapaan akrabnya Akhmad Sjaifuddin, prediksi tahun ini pabrikan yang akan melakukan pembelian tembakau menurun hingga 40 persen. Seperti PT Sadhana Arif Nusa kebutuhan pada tahun 2019 sebanyak 1500 ton namun pada tahun ini hanya 200 ton.

“Mengingat musim saat ini seperti ini bisa saja pabrikan lainnya juga demikian, tapi maaf ini hanya prediksi apalagi saya masih baru sebagai kepala Disperindag kurang begitu paham soal tataniaga tembakau,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, instansinya akan mengumpulkan para pelaku tembukau untuk membahas kebutuhan pokok atau Break Event Point (BEP) tembakau tahun 2020.

“Minggu ini atau paling lambat Minggu depan kami akan mengumpulkan para stakeholder untuk membahas BEP,” tutup mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) itu.

Reporter: Ahmad Rifqi

Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.