Bayi Usia 4 Bulan di Sampang Meninggal, Rapid Test Negatif

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang Djuwardi memberikan keterangan kepada wartawan. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Seorang bayi berusia 4 bulan asal Kecamatan Kadungdung, Kabupaten Sampang meninggal dunia di ruang isolasi Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang. Bayi laki-laki inisial MA itu menghembuskan nafas pada Senin (4/5/2020) kemarin sekitar pukul 02.30 WIB

Jubir Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Sampang Moh Djuwardi menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan meninggalnya bayi tersebut karena adanya virus atau tidak. Dari hasil diagnosa dari tim medis RSUD dr Mohammad Zyn, balita meninggal karena sesak nafas.

“Bayi itu sudah dilakukan tes cepat atau rapid test dan hasilnya menunjukkan nonreaktif atau negatif, kalau dari diagnosa di rumah sakit karena sesak nafas,” ujarnya, Senin.

Menurut Djuwardi, pada Minggu (3/5/2020) sore pukul 16.00 WIB bayi tersebut di rawat di RSUD. Tenaga kesehatan langsung melakukan pemeriksaan secara medis.

Setelah ada perkembangan, MA dibawa ke tempat isolasi pada Senin pukul 02.00 WIB. Selang 30 menit kemudian, MA dinyatakan meninggal.

“Jadi meninggalnya di tempat isolasi, dan dibawa lagi ke rumah sakit,” jelasnya.

Djuwardi juga menerangkan, bahwa MA masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP) bukan pasien dalam pengawasan (PDP).

Meski hasil rapid test menyatakan negatif, tim gugas tugas Covid-19 Sampang tetap melakukan pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita sudah berkoordinasi dengan keluarganya untuk dimakamkan secara protokol Covid-19, sebagai langkah antisipasi saja,” tandasnya

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.