ODR dan ODP Virus Corona di Sampang Terus Bertambah

Bupati Sampang Slamet Junaidi mencuci tangan sebelum memasuki gedung konferensi pers terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Orang dalam resiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona atau Covid-19 terus meningkat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan per Tanggal 23 Maret, 704 ODR dan 18 ODP Virus Corona di Sampang.

“Jumlah ODR dan ODP naik dibandingkan tiga hari sebelumnya, jadi sekarang 704 ODR dan 18 ODP,” ujar Sekretaris Dinkes Sampang Asrul Sani, Senin (23/3/2020) siang.

- Advertisement -

Asrul mengatakan, peningkatan jumlah ODR dan ODP virus Corona disebabkan karena banyak masyarakat Sampang yang berkunjung atau datang dari daerah-daerah yang terkonfirmasi terjangkit virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut.

Menurutnya, pengawasan dan pemeriksaan kesehatan terhadap ODR dan ODP dilakukan selama 14 hari. Jika selama masa inkubasi tersebut tidak terjadi apa-apa itu artinya mereka dinyatakan sehat.

Namun sebaliknya apabila mereka sakit dan timbul gejala, maka status orang itu akan dinaikkan dari ODP ke ODR dan ODR menjadi Pasien Dalam Pamantauan (PDP).

Untuk menekan penularan virus Corona, hari ini seluruh petugas yang tergabung dalam Tim Satgas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sampang melakukan penyemorotan disinfektan ke seluruh tempat fasilitas umum dan pelayanan di Sampang, baik menggunakan alat fogging dan warer canon.

“Semua tempat seperti terminal, pelabuhan, pasar, dan lainnya di semprot disinfektan, kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat menggunakan pengeras suara, semua terlibat dalam pencegahan ini yaitu petugas gabungan dari Dinkes, TNI/Polri, BPBD, Diskominfo, PMI, dan relawan,” jelas Asrul.

Dirinya menghimbau agar masyarakat yang masuk kategori dalam resiko (ODR) maupun dalam pemantauan (ODP) melakukan isolasi mandiri. Yaitu berdiam dirumah serta membatasi pertemuan yang berinteraksi dengan orang banyak.

Apabila ada kegiatan maka waktunya harus dipersingkat dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap semua warga atau tamu undangan yang hadir. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus-virus.

“Jika ada warga yang sakit sebaiknya diupayakan tidak ikut dalam acara apapun dan segera periksakan diri ke Puskesmas terdekat, jangan lupa selalu waspada menjaga kesehatan,” imbuhnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.