Polisi Pastikan Isu Penculikan Anak di Sumenep Hoax

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, AKBP Deddy Supriadi tengah diwawancarai awak media

Sumenep, (Media Madura) – Isu penculikan anak yang marak belakangan ini di sejumlah wilayah di Madura, Jawa Timur termasuk di Kabupaten Sumenep, betul-betul telah bikin resah masyarakat luas, terutama orang tua.

Betapa tidak, kabar burung yang tidak jelas asal-usulnya itu massif disebarkan dan dibagikan di platform media sosial. Untuk meyakinkan bahwa peristiwa penculikan itu benar-benar ada, dibuatlah narasi-narasi yang disertai video dan foto.

Bahkan bebarapa peristiwa di wilayah hukum Sumenep baru-baru ini, secara spontan juga dikait-kaitkan dan disimpulkan sebagai peristiwa penculikan. Padahal belum jelas kronologisnya seperti apa dan bagaimana.

Merespons fenomena tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Sumenep memastikan, hingga saat ini belum ada kejadian atau laporan terkait dengan isu penculikan anak tersebut di wilayah hukum Sumenep.

“Polres Sumenep dan jajaran sudah melakukan pengecekan dna pendataan. Sampai hari ini tidak ada kejadian atau laporan terkait penculikan anak di Sumenep,” tegas Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi melalui Kasubag Humas, AKP Widiarti, Minggu (23/2/2020).

Menurut Widi, kejadian seperti di Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-guluk kemarin yang diviralkan sebagai upaya penculikan, hal itu tidaklah benar. “Kejadian tersebut bukan penculikan anak, tetapi perbuatan pelecehan, karena yang bersangkutan dalam kondisi mabuk,” terangnya.

Begitupun dengan penangkapan seseorang di Kecamatan Batang-batang, sampai saat ini, sambung Widi, polisi belum menemukan unsur upaya penculikan. Yang ada adalah yang bersangkutan mengaku pemulung yang tidak memiliki identitas.

“Kami berharap rekan-rekan media membantu mendinginkan suasana dan memberikan pemahaman kepada masyarakat biar tenang. Kita semua wajib waspada dengan segala potensi kejahatan, tetapi tidak boleh menyebarkan isu yang belum pasti sehingga membuat panik masyarakat luas,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.