Dinsos Sampang Bingung Bahasa Pemasangan Stiker Rumah Penerima PKH

Ilustrasi stiker rumah penerima PKH.

Sampang, (Media Madura) – Pemasangan stiker untuk keluarga penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, merupakan wacana lama yang tak kunjung terealisasi hingga saat ini.

Belum diketahui secara pasti apa kendala yang membuat wacana pemasangan stiker rumah penerima bantuan terus tertunda. Diyakini wacana tersebut tidak bisa diterima dan diterapkan di Sampang, karena dikhawatirkan bisa mendatangkan persoalan baru.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang Taufik Hidayat mengatakan, wacana pemasangan stiker bagi rumah penerima bantuan sosial akan dikoordinasikan kepada Bupati Sampang H Slamet Junaidi.

“Dalam waktu dekat semoga terealisasi, kita akan koordinasikan dengan pak bupati, cocok atau tidak karena ada beberapa opsi tulisan bahasa, mengingat tulisan stiker ini menyangkut nama baik seseorang menurut petunjuk kepala dinas,” ucap Taufik dibalik telepone, Senin (17/2/2020) pagi.

Ditanya apa kendala wacana yang tak kunjung terealisasi hingga tahun 2020. Taufik menjelaskan, sebenarnya pemasangan stiker sudah dibahas dan disosialisasikan sejak tahun 2019. Namun baru bisa dianggarkan pada tahun ini.

Selain itu, Dinsos Sampang ingin menyesuaikan stiker tulisan bahasa yang humanis dan tidak mengandung makna ketersinggungan.

“Kalau tahun 2019 kemarin terkendala anggaran dan tahun ini baru bisa dianggarkan, untuk pagu anggarannya saya lupa, sekarang ini tinggal memilih bahasa humanis karena kalau dikatakan miskin tidak boleh mintanya prasejahtera, tapi prasejahtera kurang tepat juga,” kata Taufik.

Sementara Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengaku setuju pemasangan stiker bagi rumah penerima manfaat. Kebijakan ini sebagai langkah terobosan baru dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Setuju sekali, karena sebagian memang ada penerima dikatakan sudah berkecukupan, jadi kalau ini diterapkan minimal punya rasa sadar,” singkatnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.