‘Beras Plastik’ BPNT di Sumenep Aman Dikonsumsi 

Kadinsos Sumenep, Moh. Iksan didampingi Kasatreskrim Polres Sumenep beber hasil lab beras diduga plastik

Sumenep, (Media Madura) – Uji laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terhadap sampel beras yang diduga mengandung plastik dan ditemukan di Sumenep, resmi keluar.

Beras plastik tersebut sebelumnya diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Pajennangger, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

Menurut informasi yang beredar, meskipun secara kasat mata beras tersebut bagus dan putih. Tapi setelah dimasak, ternyata tidak bisa dimakan karena seperti bahan plastik.

“Kami mengambil sampel di beberapa tempat. Hasilnya terdapat tiga macam,” kata Kapala Dinas Sosial Sumenep, Moh. Iksan, Jumat (14/2/2020).

Dari hasil uji laboratorium didapatkan, bahwa beras BPNT 2019 dari segi keamanan dan pangan, tidak mengandung unsur plastik. Sampel beras yang dikirim Dinsos diketahui tidak mengandung Aflotoksin.

Kata Ihsan, sampel beras yang dikirim merupakan jenis premium yang sesuai peraturan Kementan tahun 2017. “Ini merupakan hasil laboratorium yang kami terima untuk menjawab keresahan masyarakat,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sejumlah media, Kades Pajennangger, Suhwari, Kamis (16/1/2020) lalu meminta para penerima mengumpulkan beras itu ke balai desa, untuk dikembalikan kepada supplier, karena beras tidak bisa dikonsumsi.

“Jadi beras-beras yang tidak bisa dikonsumsi itu saya minta untuk dikumpulkan di balai desa. Dijadikan satu, kemudian kita kembalikan ke suppliernya. Karena diduga mengandung bahan plastik,” katanya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.