Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Moh Jupri Riyadi saat ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Sampang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sampang Munarwi mengungkapkan, sidang pembacaan putusan terhadap terdakwa kasus korupsi ambruknya gedung SMPN 2 Ketapang, mantan Kepala Dinas Pendidikan Sampang Moh Jupri Riyadi dan Kasi Sarpras Akh Rojiun, ditunda hingga dua pekan.

“Iya sidang ditunda dua minggu lagi tepat pada 21 Februari 2020 mendatang,” ucapnya, Senin (10/2/2020) siang.

Dirinya menjelaskan, penundaan tersebut karena anggota majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya berhalangan cuti. Menurutnya hal itu menjadi wewenang dari majelis hakim.

“Ada majelis hakim yang cuti,” jelas Munarwi.

Panesehat Hukum dua terdakwa, Arman Syaputra membenarkan sidang agenda pembacaan putusan kasus dugaan korupsi ambruknya gedung SMPN 2 Ketapang ditunda. Pihaknya memasrahkan sepenuhnya kepada majelis yang mempunyai kewenangan dalam persidangan.

“Ditunda dua minggu ya tidak masalah semua tergantung kesiapan pihak majelis hakim, kita menunggu putusan saja, apapun keputusannya akan konsultasi dengan terdakwa apakah mengambil sikap atau tidak,” singkat Arman.

Sebelumnya, dalam kasus ambruknya gedung SMPN 2 Ketapang yang dianggarkan Rp 134 juta itu menjerat tujuh orang terdakwa. Lima diantaranya sudah divonis selama satu tahun penjara. Mulai dari pihak pelaksana, pengawas, dan pemilik CV.

Sedangkan dua eks pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Jupri dan Rojiun saat ini menunggu putusan sidang.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.