Pamekasan, (Media Madura) – Peace Run 2020 selesai digelar pagi tadi, di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Peserta datang dari berbagai belahan negara di dunia.

Di balik pagelaran olah raga lari yang digelar di Kabupaten Pamekasan tersebut, rupanya ada pesan damai yang ingin disampaikan dari Pamekasan untuk Indonesia dan dunia.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menguraikan sejumlah hal terkait pesan damai tersebut. Dikatakan peace run sangat menginsiprasi dalam rangka menciptakan perdamaian dan membangun harmoni di tengah-tengah masyarakat, termasuk masyarakat di Kabupaten Pamekasan bahkan seluruh dunia.

Peserta Peace Run ini, kata mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini, datang dari berbagai belahan dunia dan berbaur bersama warga Madura.

“Ada dari New York Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara lain, Italy juga hadir, untuk memberikan penghargaan bagi kita semua akan pentingnya pesan perdamaian, pesan harmoni dan pesan akan pentingnya mencintai sesama manusia,” katanya saat ditemui usai mengikuti acara ini. Kamis (06/02/2010) siang.

Dikatakan, dalam ajang olah raga bergengsi kali ini, api yang diambil dari Api tak kunjung padam menjadi simbol perdamaian dari Pamekasan untuk dunia.

“Yang terpeting dari acara ini adalah pesan perdamain, pesan harmoni dan pesan kemanusiaan yang luar biasa,” urainya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya peace run 2020 tersebut.

Reporter : Ist
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.