Diduga SPj Dipalsukan, Bendahara Desa di Sampang Diamankan

Sampang, (Media Madura) – Kepolisian Resor Sampang menyelidiki dugaan korupsi pemalsuan stempel serta tanda tangan dalam laporan pertanggungjawaban realisasi anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang diduga dilakukan oleh bendehara desa.

“Satu orang selaku bendahara desa sudah diamankan dan saat ini masih diproses oleh penyidik, tersangka inisial BA warga Desa Banjar Talela Kecamatan Camplong,” singkat Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang, Selasa (28/1/2020).

Hal senada juga disampaikan Kanit III Tipikor Satreskrim Polres Sampang Ipda Indarta Hendriansyah. Ia menuturkan, penangkapan BA dilakukan Selasa siang. Saat ini, pihaknya terus mendalami kasus tersebut atas laporan yang diterimanya.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan press release,” imbuhnya.

Informasi dilapangan, kasus itu bermula saat BA menjabat sebagai bendahara Desa Banjar Talela. Tersangka diduga memalsukan tanda tangan salah satu toko bangunan untuk memuluskan laporan realisasi DD dan ADD tahun 2018.

Tidak hanya tanda tangan, rupanya BA juga diketahui nekat membuat stempel palsu tanpa sepengetahuan pemilik toko bangunan. Alhasil BA dilaporkan kepada Mapolres Sampang dalam dugaan pemalsuan tanda tangan, hingga beberapa kali dilakukan pemanggilan terhadap BA.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.