Melihat Gedung SDN Banyuanyar 2 Sampang yang Terus Bersolek

Gedung SDN Banyuanyar 2 Kota Sampang tampak megah usai di renovasi menggunakan dana APBN tahun 2019, Jumat (17/1/2020) siang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Wajah sumringah terpancar dari anak-anak yang belajar di Sekolah Dasar Negeri Banyuanyar 2 Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur. Mereka akhirnya mempunyai gedung sekolah yang megah. Jumat (17/1/2020).

Dulu rasa takut tertimpa atap dan plafon yang rapuh kerap menghantui para siswa. Ditambah kondisi banjir yang menggenangi seluruh halaman hingga ruang kelas sudah menjadi langganan saat hujan turun.

Sejak akhir Desember 2019 sekolah yang berada di Jalan Mutiara Nomor 94 A ini selesai di renovasi menggunakan dana Bantuan Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, APBN tahun anggaran 2019 sebesar Rp 1,4 miliar.

“Alhamdulillah sekolah kami sudah bersih dan nyaman, kami sekarang lebih bersemangat dalam belajar, kami akan jaga dan merawatnya,” ujar Andini Dwi Aprilia siswi kelas VI.


Berkat bantuan tersebut sekolah yang berdiri dilahan seluas 1.997 meter persegi itu mempunyai bangunan gedung berlantai dua. Bangunan dilantai dasar, terdapat dua ruang digunakan untuk ruang kelas siswa, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan ruang gudang.

Sedangkan dilantai dua, ada satu ruang kelas VI, ruang Laboratorium IPA dan aula. Tiga ruang di Lantai dua dinding bagian tengahnya dipasang folding gate. Sewaktu-waktu ruangan ini dibutuhkan untuk pertemuan wali murid atau acara lainnya tiga ruang tersebut bisa menampung 150 – 200 undangan.

Fasilitas didalamnya cukup menunjang sehingga membuat siswa lebih nyaman selama proses kegiatan belajar mengajar. Bagaimana tidak, selain kondisinya bersih dan sejuk. Sekolah yang memiliki 167 siswa ini punya keinginan kedepannya setiap ruang kelas dilengkapi layar proyektor.

“Kami sengaja memberikan layar proyektor ini sebagai sarana dan prasarana bagi siswa sehingga lebih semangat dalam belajar dalam kelas interaktif, sekaligus agar siswa dapat memahami materi dengan praktek belajar yang baik,” ucap Kepala Sekolah SD Negeri Banyuanyar 2, Endang Sri Utami.

Penulis buku ‘Mimpi di Lautan Duri’ dan ‘Muara Diujung Pena’ serta Editor buku Sejarah Babad Sampang edisi revisi ke IV th 2017 ini menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah diberikan kepada lembaga yang dipimpinnya. Ia berharap SDN Banyuanyar 2 bisa menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lainnya dalam melaksanakan renovasi sekolah.

“Semoga dengan gedung sekolah yang baru para siswa lebih nyaman dalam belajar dan dapat meningkatkan prestasi mereka sesuai bakat dan minat masing-masing,” kata Endang.

Reporter : Ryan
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.