Pamekasan, (Media Madura) – Seorang karyawan Bank Jatim unit Keppo, Galis, Pamekasan, Madura, Jawa Timur masuk bui lantaran menggelapkan uang senilai Rp 2,7 miliar.

Perempuan cantik berinisial A yang bertugas sebagai teller itu, kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Iptu Andri Setya Putra, terbukti menggelapkan uang senilai Rp 2,7 miliar dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah tersangka sejak beberapa hari yang lalu,” katanya, Kamis (16/1/2020) pagi.

Andri menambahkan, modusnya pelaku menggunakan uang itu untuk keperluan pribadi sesuai dengan hasil pemeriksaan.

“Ngakunya untuk dirinya, makanya kita kenakan pasal pengelapan dalam jabatan, kalau terkait sumber dana yang digelapkan itu, yang jelas dari nasabah, dari uang yang disetor atau deposit,” tambahnya.

Andri Setya Putra menyebut, tersangka tidak kooperatif saat menjawab pertanyaan penyidik. “Sebab dalam pemeriksaan, tersangka tidak memberikan keterangan yang kooperatif,” sambung dia.

Kini, tambah Andri tersangka sudah dititipkan ke Lapas Klas II A Pamekasan. Polisi mengmankan, struk transaksi penarikan dan struk transaksi yang diserahkan tersangka.

Kepala Lapas Klas II A Pamekasan Hanafi membenarkan, bahwa tersangka yang dikabarkan istri pejabat publik di Bumi Gerbang Salam itu sudah dititipkan di Lapas.

“Ia betul perempuan inisial A sudah dititipkan seminggu yang lalu,” katanya singkat.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.