Demas menunjukkan bukti laporan polisi kasus penggelapan yang dilaporkannya ke Mapolres Sampang, Selasa (26/11/2019) pagi. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Seorang warga Kelurahan Benowo, Kota Surabaya, melaporkan calon kepala desa (Cakades) atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil ke Mapolres Sampang.

Calon Kades yang kalah dalam Pilkades di Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, itu bernama Ulul Albab.

Dia dilaporkan Demas Haka Jaya Wardhana ke polisi lantaran menyewa mobil namun hingga kini tak kunjung dikembalikan.

Kasus tersebut dilaporkan Demas diketahui sebagai driver online ke Polres Sampang pada Senin (25/11) kemarin.

Demas mengatakan, Ulul mengaku menyewa mobil Toyota Calya nopol L 1197 EF miliknya untuk mobilisisasi selama pemilihan kepala desa. Perkenalan dirinya dengan Ulul melalui media sosial Facebook.

“Sebelumnya saya tidak kenal dengan Ulul, awalnya terlapor ini memposting sedang butuh mobil sewaan, saya komen di kolom komentar dan menawarkan mobil saya, lalu saling kontak dan mengantarkan mobilnya dari Surabaya ke rumah Ulul di Patarongan Sampang,” kata Demas, Selasa (26/11/2019).

Tak curiga ada niatan buruk, korban dengan terlapor menyepakati menyewa mobil Calya selama 21 hari dari tanggal 4 November hingga 24 November 2019.

Biaya sewanya sebesar Rp 350 ribu per hari. Uang sewa dengan total Rp 7.350.000 juta itu dijanjikan akan di transfer keesokan harinya pada 5 November.

“Saya tidak menaruh rasa curiga meski belum membayar sepenuhnya uang sewa, malah saya dititipkan jaminan sertifikat tanah atas nama Subairi seluas 1.082 meter persegi, bahkan saat saya beserta keluarga mengantarkan ke rumah terlapor itu anak saya diberi uang jajan, sedangkan uang sewanya mau di transfer besoknya,” ujar Demas dengan logat Jawa menceritakan pertemuannya dengan terlapor.

Pria berkacamata kelahiran Surabaya ini mengaku mulai curiga terhadap Ulul Albab yang terus mengulur pembayaran pelunasan sewa mobil. Beberapa hari kemudian, nomor handphone Ulul sudah tidak aktif.

“Saya coba datang lagi ke rumah Ulul pada Senin (25/11) kemarin, tapi orang dan mobilnya sudah tidak ada, pihak keluarga terlapor juga tidak bertanggungjawab, makanya saya laporkan ke polisi,” terangnya.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro, melalui Kasat Reskrim AKP Subiantana membenarkan laporan pengaduan dugaan penipuan dan penggelapan mobil.

“Kami sudah terima laporan itu dan masih kita cek kasusnya, tunggu hasil perkembangan selanjutnya,” singkatnya.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Patarongan Agus Wedi, membenarkan bahwa Ulul Albab adalah calon kades nomor urut 1 yang mengikuti Pilkades di wilayahnya. Hasil penghitungan, Ulul memperoleh 62 suara dari total DPT 2.360 suara. “Iya dia meraup 62 suara,” tandasnya.

Pilkades Patarongan diikuti tiga calon kades, nomor urut 01 Ulul Albab, 02 Moh Subaidi, dan 03 Sukri. Pelaksanaan yang digelar pada 21 November 2019 berlangsung aman dan lancar.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.