Kantor DPRD Kabupaten Sumenep (doc/MM)

Sumenep, (Media Madura) – Rencana pembangunan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur gagal dimulai tahun ini.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Sumenep, Moh. Jakfar mengatakan, harusnya pembangunan kantor baru itu dilakukan mulai tahun 2019 ini.

Namun karena penyusunan menejemen kontruksi dan perencanaan belum selesai, maka tidak bisa dilakukan.

“Pembangunan kantor DPRD masuk proyek multiyears, rencananya akan selesai selama tiga tahun,” katanya, Jumat (18/10/2019).

Jakfar menerangkan, pada tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp 22 miliar untuk awal pembangunan tersebut. Tapi anggaran tersebut dipastikan tidak bisa terealisasi.

Sebab, sesuai Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bupati Sumenep A. Busyro Karim tentang penggunaan anggaran sedianya pembangunan selesai tahun ini. Sementara jabatan Busyro Karim di periode kedua berakhir 2021.

“Sehingga tidak bisa melakukan MoU lagi, dan harus menunggu Bupati yang baru nanti,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.