Ilustrasi pilkades

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur memastikan tidak akan melantik satu Kepala Desa (Kades) terpilih, hasil Pilkades yang juga dilaksanakan pada, Rabu (22/9/2019) lalu.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD), Pamekasan, Achmad Faisol, kades terpilih yang dipastikan tidak dilantik itu hasil Pilkades, Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, pasalnya di desa itu telah ditunda ke tahun 2021 oleh Bupati melalui surat keputusan.

“Hanya ada 91 Kades yang akan dilantik,” tegasnya, Jumat (11/10/2019).
Menurut Faisol, 91 Kades terpilih hasil Pilkades serentak 2019 akan diambil sumpahnya pada Sabtu 12 Oktober 2019 di Pendopo Ronggosukowati. “Pelantikan besok,” tambahnya.

Melalui Kuasa Hukum, Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tlonto Ares telah mengajukan permohonan pelantikan terhadap Kades terpilih di Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, kepada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam agar melantik Miskalam Bakri. Surat itu dikirim pada tanggal 14 September 2019.

“Berkas itu kami kirim melalui BPD dan Camat Waru, karena pada dasarnya kami tetap mengikuti aturan,” kata kuasa hukumnya, Marsuto Alfianto.

Sampai saat ini belum ada jawaban, ia masih yakin kliennya akan di lantik bersama 91 Kades terpili lainnya.

Hasil Pilkades di Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru itu, Miskalam Bakri meraih suara terbanyak dan menjadi kepala desa Tlonto Ares pilihan rakyat.

Miskalam Bakri memperoleh 737 suara dari 765 dari surat suara yang tersalurkan. calon lainnya yakni, nomor urut 2, Maskub memperoleh 4 suara. Nomor urut 3, Abdul Wasid memperoleh sebanyak 3 suara, dan nomor urut 4, Moh Rifa’i memperoleh 3 suara.

Reporter : Ahmad Rifqi
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.