Pusaka dikembalikan ke Keraton Sumenep usai dijamas

Sumenep, (Media Madura) – Usai dilakukan penjamasan oleh empu keris Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, pusaka leluhur Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur dipulangkan ke Keraton, Senin (9/9/2019).

Menariknya, penyerahan pusaka Keraton itu diiringi musik tradisional Seronen serta diantar puluan warga desa Aeng Tongtong dengan membawa hasil taninya ke Keraton.

“Setelah kita melaksanakan haul akbar dan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep, hari ini pusaka kita kembalikan,” ujar Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi usai memerima pusaka, Senin (9/9/2019).

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Fauzi menyampaikan terima kasih pada para empu keris di Aeng Tongtong. “Kepada panitia dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara jamasan sejak tanggal 7 September kemarin,” katanya.

Menurut Wabup, masyarakat Sumenep patut berbangga karena keris sebagai salah satu warisan dunia telah diakui UNESCO dan Sumenep dinobatkan sebagai daerah yang memiliki pengrajin keris terbanyak di dunia.

“Empu keris kita mencapai 650 orang. Ini terbanyak di dunia yang telah diakui UNESCO,” terangnya.

Suami Nia Kurbia Fauzi ini berharap, Sumenep tidak sebatas menjadi identitas masa lalu, tetapi juga menjadi ikon ekonomi yang mampu menggerakkan dan menopang perekonomian masyarakat Sumenep.

“Acara (penjamasan) yang kita lakukan setiap tahun ini adalah upaya untuk mendorong kekuatan kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk mengembangkan warisan masa lalu dan mempertahankan budaya dan tradisi,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.