Sumenep, (Media Madura) – Madura FC belum bisa bangkit dari keterpurukan. Menjamu PSBS Biak di kandang sendiri, Usman Pribadi cs hanya mampu meraih satu poin setelah bermain seri.

Pada laga yang dihelat ini di Stadion A. Yani Sumenep, penampilan Laskar Jokotole terlihat cukup menjanjikan dimenit-menit awal babak pertama. Sejumlah peluang emas tercipta.

Bahkan dimenit 25, tuan rumah mendapat hadiah pinalti berkat pelanggaran pemain tim tamu di kotak terlarang.

Namun, peluang 90 persen itu gagal dimanfaatkan lantaran sepakan Qischil Gandrum yang maju sebagai ekskutor mampu dibaca dan ditepis kiper tamu.

Dibabak kedua, Madura juga bukan tanpa peluang, tapi lagi-lagi kesempatan demi kesempatan banyak terbuang sia-sia karena lemahnya finishing pemainnya.

Tim tamu yang memang berambisi memetik satu poin pun sukses setelah peluit panjang dibunyikan oleh wasit Tommi Manggopa. Skor kacamata menjadi hasil akhir laga ini.

Dari hasil ini, Madura FC tertahan di posisi delapan, sedangkan PSBS Biak menduduki posisi tujuh klasemen sementara Liga 2 grup Timur.

Usai laga, pelatih Madura FC, Agus Yuwono mengaku kecewa drngan hasil tak maksimal hari ini. Pasalnya, Madura butuh tambahan poin untuk bisa menyodok ke papan tengah.

“Kecewa ya pasti. Ini laga krusial bagi kami, tapi kita hanya bisa bermain imbang walaupun sebenarnya banyak peluang dan kesempatan. Tapi itulah sepak bola,” tandasnya kecewa.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.