Kejari Sampang Tahan Tersangka Baru Kasus Fee Proyek

Oknum Kepsek di Sampang digelandang penyidik Kejaksaan hasil pengembangan kasus korupsi fee proyek, Jumat (6/9/2019) pukul 17.00 WIB. (Zainal/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, kembali menahan oknum pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Sampang dalam dugaan kasus korupsi, Jumat (6/9/2019) sore.

Dia adalah Edi Purnawan (EP) menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Banyuanyar 4 dan 5.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sampang Edi Sutomo, mengatakan penahanan tersangka EP hasil pengembangan kasus fee proyek SDN Banyuanyar 2.

“Hari ini kita menahan tersangka baru yakni EP, tersangka merupakan Kepala Sekokah,” ujar Edi Sutomo kepada wartawan.

Edi menuturkan, peran tersangka EP adalah mengumpulkan fee proyek DAK tahun 2018. Termasuk yang rencananya akan membantu mengerjakan pembangunan gedung SDN Banyuanyar 2.

” Iya dia sebagai pengepul fee proyek, dia yang diperdacayakan oleh orang-orang dinas,” tuturnya.

Sebelum ditahan, tersangka EP menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB. Penyidik akhirnya menahan EP sesuai surat penyidikan.

Dalam kasus ini, Edi menegaskan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. Namun pihaknya masih melakukan penyidikan.

Diketahui, kasus fee proyek SDN Banyuanyar 2 telah menyeret dua pejabat Disdik. Mereka sudah ditahan di Rutan Kelas IIB Sampang. Yakni, Akh Rojiun (AR) dan Mohammad Edi Wahyudi (MEW).

Reporter : Zainal Abidin
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.