Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyiapkan nama untuk pelabuhan angkutan umum yang berada di Desa Taddan, Kecamatan Camplong. Pelabuhan tersebut baru saja dikeluarkan izin operasional.

“Soal nama itu nanti rahasia, yang jelas itu nama tokoh nasional di Sampang,” ujar Slamet saat meninjau pelabuhan Taddan bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Branta, Selasa (13/8/2019) sore.

H. Idi panggilan akrabnya berharap pelabuhan Taddan yang dibangun sejak tahun 2009 silam itu mampu memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat Madura khususnya di Sampang. Saat ini pemerintah daerah menunggu jadwal peresmian dari Kementerian Perhubungan.

“Kami sangat mendukung pelabuhan ini, maka itu kami sudah mengeluarkan izin operasional, pelabuhan sangat potensi karena pasti ada pergerakan ekonomi dan pertumbuhan perdagangan,” jelasnya.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Branta, Edi Kuswanto menyampaikan total anggaran pembangunan pelabuhan Taddan mencapai sekitar Rp 230 miliar yang bersumber dari APBN.

Secara teknis, lanjut Edi, pelabuhan Taddan siap untuk dioperasikan. Selain itu, pelabuhannya sudah mengikuti international standart atau International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code).

“Kedepan memperpanjang bangunan dermaga berbentuk T, sekarang masih L, tentu harus ada dukungan dari pemerintah daerah, sebab keberadaan pelabuhan Taddan pasti memberikan multi efek player bagi pengembangan perekonomian daerah,” ungkapnya.

Catatan mediamadura.com, dana pembangunan pelabuhan Taddan hingga tahun 2017 sudah mencapai Rp 234 miliar. Di tahun 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan dana Rp 8 miliar.

Kucuran dana untuk pembangunan pelabuhan tersebut, yaitu pada 2012 tahap pertama Rp 10 miliar, tahap kedua Rp 32,5 miliar, tahap ketiga Rp 33 miliar, dan tahap keempat Rp 40 miliar. Kemudian pada 2013, kucuran dana sebesar Rp 5,4 miliar, sedangkan pada 2014 sebesar Rp 40 miliar, dan pada 2015 sebesar Rp 40 miliar.

Dilanjutkan pada 2016 Pelabuhan Taddan mendapat dana sebesar Rp 19 miliar dan Rp 19 miliar pada tahun 2017.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.