Kasus Fee Proyek, Kejari Sampang Panggil Kepala Sekolah

Kasi Pidsus Kejari Sampang Edi Sutomo memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (29/7/2019) siang. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, terus mengembangkan kasus dugaan korupsi uang fee proyek yang menjerat dua pejabat Dinas Pendidikan Sampang. Saat ini, penyidik Kejaksaan memanggil pihak pemberi fee yakni Kepala Sekolah, Endah.

“Kami memanggil Kepsek SDN Banyuanyar 2 Inisial E untuk dimintai keterangan mengenai distribusi penarikan fee proyek,” ujar Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sampang Edi Sutomo sesaat pemeriksaan, Senin (29/7/2019) siang.

Menurut Edi, pemangilan selaku pemberi fee untuk melengkapi berkas penyidikan dan administrasi Tipikor yang kini ditangani Kejaksaan. Kepsek SDN Banyuanyar 2 diperiksa sebagai saksi.

Kini, tim penyidik Kejaksaan masih menyusun siapa saja yang akan dilakukan pemanggilan. Hal ini untuk mengembangkan apakah ada tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Kami akan kembali memanggil sejumlah pihak terkait dalam kasus ini, yang jelas menunggu hasil pemeriksaan apakah ada tersangka baru atau tidak,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, pihaknya memiliki sejumlah alat bukti soal keterpaksaan memberikan fee proyek yang dilakukan oleh E kepada AR dan MEW.

“Yang meminta untuk memberikan bukan hanya AR, tapi ada pihak lain, karena ada paksaan akhirnya pihak sekolah memberikan fee itu,” tegasnya.

Diketahui, kasus fee proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN 2 Banyuanyar senilai Rp 1,4 miliar itu mencuat setelah Kejaksaan Negeri Sampang menangkap Akh Rojiun (AR) Kasi Sarpras Bidang SD Disdik Sampang dan stafnya Mohammad Edi Wahyudi (MEW). Mereka ditangkap pada Rabu 24 Juli 2019 kemarin di Jalan Mutiara, Sampang.

Dana miliaran yang bersumber dari APBN tahun 2019 ini diminta AR untuk memberikan fee proyek sebesar 12,5 persen.

Kedua tersangka tersebut sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.