Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo saat berada di lokasi untuk mendamaikan kedua belah pihak

Pamekasan, (Media Madura) – Peristiwa pembacokan yang terjadi di dusun Tengginah II, Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan bermula dari cekcok mulut.

Kapolres Pamekasan SKBP Teguh Wibowo menuturkan, cekcok mulut itu antara SH dan tantenya MF. Lalu berlanjut dengan perkelahian di mana SH mendatangi MF dan di sanalah terjadi perkelahian antara keduanya.

“SH didatangi MF lalu berkelahi di dusun Tengginah II Desa Palengaan,” katanya kepada mediamadura.com. Minggu (21/04/2019) petang.

Dikatakan, kondisi kedua korban saat ini sudah sehat dan tidak ada korban jiwa. “Korban dalam kondisi sehat sampai saat ini. Situasi aman terkendali,” urainya.

Disinggung terkait penyebab perkelahian tersebut, di mana sebelumnya berdasarkan keterangan warga bahwa terkait Caleg, Kapolres masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

“Sedang kami dalami penyebab cekcok mulut antara tantenya MF dengan SH,” tegasnya. “Sampai saat ini kedua belah pihak sudah kita tenangkan agar tidak berkelanjutan,” sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya
Terjadi pembacokan diduga antar pendukung Caleg di Kecamatan Palengaan. Pertikaian tersebut menyebabkan luka serius.

Menurut warga setempat Kholik (29), kejadiannya di sekitar Pasar Palengaan, kurang lebih sekitar pukul 12.00 WIB. “Kabarnya masalah caleg. Gak tahu lebih detailnya,” katanya.

Menurutnya, salah satu korban yang belum diketahui identitasnya mengalami luka-luka, bahkan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung dilakukan penjagaan ketat oleh aparat kepolisian dari Satuan Brimob Polda Jawa Timur.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.