Komisioner KPU Sumenep, Rahbini

Sumenep, (Media Madura) – Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah menerima ratusan laporan form A5 atau pindah TPS, baik yang pindah ke luar Sumenep atau dari luar pindah ke Sumenep.

Komisioner KPU Sumenep, Rahbini menyebut, untuk orang luar Sumenep yang telah mengurus pindah memilih ke Sumenep saat hari ‘H’ pencoblosan Pemilu 17 April 2019 sebanyak 659 orang.

“Ada juga warga Sumenep yang mengurus pindah TPS memilih ke luar Sumenep. Jumlahnya sebanyak 463 orang. Untuk sementara ini ya,” ujar Rahbini, Selasa (12/3/2019).

Menurut Rahbini, sebagian besar yang sudah mengurus form A5 untuk pindah memilih di Sumenep adalah pemilih kalangan santri, karyawan, serta penghuni rutan.

“Sementara untuk yang dari Sumenep ke luar daerah, adalah mereka yang sebagian besar merupakan karyawan atau pekerja yang pada hari H tidak berada di Sumenep,” bebernya.

Selanjutnya, sambung Rahbini, mereka yang mengurus pindah memilih akan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb 2). Saat ini, yang sudah terdata itu baru untuk tahap I.

“Untuk tahap II masih ada waktu sampai 17 Maret. Data ini akan terus dinamis sampai menjelang hari pemilihan. Pentingnya kami mendata warga yang pindah memilih, untuk menjamin ketersediaan surat suara,” ucapnya.

Untuk diketahui, Jumlah DPT Sumenep untuk Pemilu 2019 sebanyak 872.764 orang, terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Dari 27 Kecamatan di Sumenep, keseluruhan akan terdapadat 4.315 TPS plus 5 tambahan di Pondok Pesantren dan di Rutan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.