Mobil dinas dibranding batik diubah ke plat hitam

Pamekasan, (Media Madura) – Mobil dibranding batik milik Pemerintah Kabupaten Pamekasan Madura diganti plat hitam mendapat tanggapan dari masyarakat setempat.

Umar Faruq warga Pamekasan mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan oleh oknum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat yang telah mengubah plat nomor mobil dinasnya.

Ia juga meminta kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam untuk bertindak tegas terhadap Kepala Dinas yang mengganti Plat nomor merah menjadi hitam.

“Ini sudah jelas menyalahi aturan. Kami minta Bupati bertindak tegas pada OPD yang telah nakal tersebut. Karena, ini adalah fasilitas negara, jadi jangan disalah gunakan kalau sudah diganti plat nomornya itu sudah kesalahan yang sangat fatal,” terang Umar Faruq, Kamis (28/2/2019).

“Mobil dinas itu diberikan agar dipergunakan untuk keperluan rakyat bukan seenaknya gitu,” sambungnya.

Dalam Undang Undang yang ada Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk tanda bermotor kendaraan dinas memang berwarna merah. Jadi jika ada yang berwarna hitam karena orang itu sendiri yang mengganti TNKBnya menjadi warna hitam maka TNKB tersebut tidak sah.

Dan orang tersebut dapat dipidana dengan pidana paling lama 2 bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah).

Diketahui Mobil Dinas Plat Merah dengan Plat Nomor M 1711 AG berjenis Innova yang telah dibranding batik itu terparkir di sebelah Kantor PDAM Pamekasan.

Reporter: Zubaidi
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.