SDN Banbaru I Sumenep Disegel pemilik lahan

Sumenep, (Media Madura) – Sengketa lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banbaru I, Desa Banbaru, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali berujung penyegelan. Akibatnya, puluhan siswa dan guru tak bisa masuk.

Pantauan mediamadura.com, penyegelan dilakukan di pintu gerbang utama sekolah oleh pemilik lahan. Selain diberi rantai dan gembok, terpampang spanduk bertuliskan ‘Sekolah Ditutup Sampai Ada Penyelesaian’.

Kepala SDN Banbaru I, Nurul Qomariyah menuturkan, penyegelan kali ini sudah keempat kalinya yang dilakukan oleh pemilik lahan tempat SDN itu berdiri.

“Benar mas, penyegelan ini sudah keempat kalinya, karena warga yang menyengketakan tidak dipenuhi tuntutannya,” kata Nurul Qomariyah pada awak media, Rabu (27/2/2019).

Kata Nurul, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera diselesaikan sengketa lahannya. Karena yang menjadi korban dari penyegelan itu adalah siswa.

“Pelaksanaan KBM tetap berjalan. 70 siswa dari kelas 1 hingga 6 itu belajar dengan menumpang di rumah Komite Sekolah. Kami berharap masalah ini cepat diselesaikan,” harapnya.

Sementara warga yang mengaku pemilik lahan, Edi Junaidi menuturkan, penyegelan terpaksa dilakukan karena tidak adanya respons dari pihak terkait untuk menyelesaikan sengketa tanah tersebut.

Sebab, meaki pihaknya terus menuntut ganti rugi atas tanah seluas 1,5 hektar, pihak terkait terkesan mengabaikan.

“Beberapa kali kami mendatangi Bupati dan Dinas Pendidikan menyampaikan tuntutan ganti rugi, tapi sampai saat ini tidak ada tanggapan,” tandas Edi kesal.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.