Sumenep, (Media Madura) – Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Agus Budi Mulyo menyebut, daftar KPM PKH tahun 2019 di Sumenep dipastikan berkurang sekitar 905 orang. 

“Yang awalnya tahun 2018 sebanyak 64.455 orang, tahun 2019 menjadi 63.550 penerima. Jadi KPM PKH tahun 2019 tahap I berkurang 905 penerima,” jelas Agus.

Menurut Agus, berkurangnya KPM PKH di Kabupaten Sumenep karena ada beberapa faktor, pertama tidak ada komponen penerima, sudah tidak layak menjadi penerima, penerima meninggal dunia, dan komponen sudah lulus SMA.

Namun sayang, ketika disinggung soal pengusulan baru, Agus mengaku masih menunggu regulasi dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

“Untuk pengusulan baru masih menunggu regulasi dari Kemensos RI,” jelasnya. 

Untuk diketahui, untuk besarnya bantuan yang diterima KPM PKH disesuai dengan komponen setiap jiwa. Dengan perincian, komponen kesehatan ibu hamil Rp 2.400.000, dan komponen Anak dari 0 sampai 6 tahun Rp 2.400.000.

Kemudian komponen anak SD/ sederajat Rp 900.000, komponen anak SMP/ sederajat Rp 1.500.000, dan  komponen anak SMA/sederajat Rp 2.000.000, komponen penyandang disabilitas berat Rp 2.400.000, serta komponen lanjut usia 60 tahun ke atas Rp 2.400.000.

“Sedangkan bantuaan tetap setiap keluarga terdiri dari, pertama bantuan tetap PKH reguler Rp 500.000, kedua bantuan tetap PKH akses Rp 1.000.000. Besaran bantuaan tersebut diteriama dalam satu tahun,” pungkas agus.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.