Madura United vs Timnas Indonesia U-22 dalam laga uji coba di SGB, Selasa (12/2/2019).

Media Madura – Kemenangan Madura United yang sudah di depan mata sirna setelah pemain timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar mencetak gol penyimbang di menit-menit akhir pertandingan.

Pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019) sore, kedua tim bermain imbang 1-1.

Tuan rumah unggul lebih dulu di menit ke-39. Slamet Nurcahyo mencetak gol ke gawang timnas U-22 melalui heading. Keunggulan Madura United bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Madura United yang nyaris meraih hasil sempurna akhirnya kandas jelang pertandingan usai. Adalah Marinus Wanerar yang menunda kemenangan tuan rumah dengan satu golnya. Laga pun berkesudahan 1-1.

Melihat Greg Nwokolo dan kolega hanya meraih hasil seri di laga ini, Pelatih Dejan Antonic merasa kecewa. Sumber kekecewaan Dejan karena timnya gagal mempertahankan keunggulan sampai akhir pertandingan.

“Kalau saya lihat hasil, of cours kita semua sedikit kecewa, karena kita ada 1-0. Ada dua tiga peluang yang bagus sekali, dan menit 89 kita salah sendiri tadi. Kita salah, jadi gol,” kata Dejan Antonic.

Meski demikian, ada hal positif bagi timnya setelah berujicoba dengan timnas U-22, menurut pelatih asal Serbia tersebut.

“Sekarang saya pikir banyak positif dari gim yang hari ini. Saya cuma fikir, yang terakhir itu, gol. Kita tidak bisa salah seperti yang ini karena kita tim besar.

Dejan juga menyatakan, timnya sudah kerja keras mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk melawan Witan Sulaeman dkk. walaupun hasil akhir harus puas bermain imbang.

“Sekali lagi, di mana kita salah harus diperbaiki,” tegas mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Borneo FC tersebut.

Bersama Madura United, memang Dejan Antonic belum satu bulan. Apalagi, separuh pemain Madura United musim ini wajah baru. Sehingga untuk memiliki skuad padu dan tangguh butuh banyak berlatih dan berbenah.

“Jangan lupa kita cuma 25 hari latihan, beda jauh dari tim yang ini (timnas.red), sudah dua bulan kalau saya tidak salah. Tapi, anak-anak sudah kerja keras bagus sekali,”ujarnya.

Selanjutnya, Dejan Antonic mengalihkan fokusnya pada laga terdekat yaitu babak 16 besar Piala Indonesia melawan Sriwijaya FC di Pamekasan, pada 17 Februari mendatang.

“Kita harus fokus ke Sriwijaya,” pungkas Dejan Antonic.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.