Sumenep, (Media Madura) – Ribuan guru di Kabuapaten Sumenep, Madura, Jawa Timur harap-harap cemas menanti pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2018 yang sebagian belum terbayarkan.

Pasalnya, untuk TPG bulan Oktober, November dan Desember 2018 sempat dikabarkan hangus. Informasi terakhir kepada para guru menyebutkan, hak guru sertifikasi itu paling lambat akan cair akhir Januari 2019.

Tetapi kenyataannya, hingga awal Februari tunjungan yang sangat ditunggu-tunggu para guru tersebut belum ada tanda-tanda akan cair, sehingga membuat sebagian guru resah. 

Saat dikonfirmasi, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep, Moh Tawil membenarkan prihal menunggaknya TPG 2019 tersebut, namun ia membantah tunjuangan tersebut akan hangus.

“Tunggu saja, pasti cair kok. Sekarang masih ada penghitungan ulang ke daerah-daerah. Itu sebagai upaya mengendalikan penyaluran transfer ke daerah, agar tidak terjadi pengendapan dana tunjangan guru yang terlalu besar di rekening kas daerah,” paparnya.

Kata Tawil, anggaran TPG yang belum cair alias terhutang untuk Sumenep mencapai Rp 17 milar lebih. Anggaran tersebut untuk tunjangan ribuan guru selama bulan Oktober, November dan Desember 2018.

“Kalau anggaran TPG selama 3 bulan itu sekitar Rp 20 miliar. Cuma ada yang sudah terbayar satu bulan. Saat ini untuk Sumenep sendiri tersisa Rp 17 miliar. Kalau untuk Jawa Timur, masih tersisa Rp 300 miliar,” jelasnya.

Tawil menerangkan, setiap guru mendapatkan tunjangan sebesar Rp 1,5 juta perbulan. Sementara jumlah penerima di Kabupaten Sumenep lebih dari 3 ribu guru. “Pasti cair, tapi kami tidak bisa memastikan kapan, kami sudah diminta data kembali, terakhir 2 Februari hari ini,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.