Salah satu keluarga korban tengah menunggu kabar terkait hilangnya nelayan Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Lima nelayan asal Dusun Toraja, Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang sempat hilang saat melaut dikabarkan dalam kondisi selamat.

Sebagaimaana penuturan Ali Faidi Thaifur, salah seorang keluarga dari lima nelayan tersebut, bahwa saat ini kelima nelayan yang hilang kontak sejak beberapa hari lalu dalam kondisi baik-baik saja.

“Barusan kami dapat info dari keluarga, katanya sudah berada di Carron Situbondo. Alhamdulillah semuanya selamat,” terangnya, Sabtu (2/2/2019) dini hari.

Pria yang sering dipanggil Faidi itu menambahkan, kabar baik tersebut didapat karena salah satu nelayan yang bernama Muhlis mengabarkan ke istrinya, bahwa mereka selamat dan berada di Carron.

“Barusan sekitar jam 12 malam, Muhlis nelpon ke istrinya, mengabari keberadaan dan kondisinya,” imbuhnya.

Dari penuturan Muhlis itu diketahui bahwa penyebab mereka tak kunjung sampai ke Romben Barat sejak mengabarkan sudah mau pulang dari pekerjaan melaut di Kangayan, karena mesin sampannya rusak.

“Ternyata penyebabnya mesin sampannya rusak, sehingga mungkin terbawa arus dan sampai ke Situbondo,” pungkasnya.

Lima nelayan tersebut, masing-masing empat diantaranya berasal dari Dusun Toraja, Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek yakni Sa’a (49), Muhlis (25), Matra’e (55), dan Niatun (48). Sementara Sahnari berasal dari Desa Candi.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.