Ilustrasi Sport Center

Sumenep, (Media Madura) – Proyek sport center yang rencananya akan dibangun di Desa Gadungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ternyata masih abu-abu.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada petunjuk teknis (Juknis) yang turun dari pusat ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sebagai acuan untuk transfer dan realisasi proyek tersebut.

Informasi terakhir, pembangunan yang dibiayai melalui dana hibah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) saat ini masih digodok Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Jakarta.

“Ya kami menunggu itu (juknis) dari pusat, karena dana itu nanti berupa hibah ke daerah,” tutur Kabid Pemuda dan Olahraga Diabuparpora Sumenep, Moh Iksan, Kamis (31/1/2019).

Menurut Iksan, semua perencanaan dan tender dari kegiatan itu nanti akan dilaksanakan di Sumenep. Jika semuanya sudah rampung, bupati akan menandatangani MoU dengan pihak Kementerian pemberi dana hibah.

“Yang saya lihat kegiatan ini sudah ada di DIPA. Tapi nominalnya berapa, belum tahu. Jika mengacu kepada sebelumnya, 2018 itu Rp 20 miliar, sementara tahun ini Rp 40 miliar, jadi bisa Rp 60 miliar. Kami belum tahu pasti,” ungkapnya.

Mantan Wakil Ketua PCNU ini juga mengungkapkan, selain menunggu juknis pihaknya juga masih akan melakukan uji kelayakan dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Uji kelayakan itu untuk menentukan bangunannya, misalnya penempatan olahraga indoor, tenda untuk pedagang dan lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Sumenep telah menyiapkan lahan untuk jakan menuju lokasi yang akan direncanakan dibangun sport center tersebut. Sehingga Pemkab mengklaim secara teknis rencana pembangunan telah siap, tinggal hanya menunggu kepastian dari pusat.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.