Ilustrasi

Sumenep, (Media Madura) – Kasus narkoba yang menjerat banyak orang di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ternyata belum bikin kapok sebagian orang lainnya.

Buktinya, hampir setiap hari Satreskoba Polres Sumenep melakukan penangkapan terhadap penyalahgunaan sabu. Bahkan hari ini dua orang sekaligus yang ditangkap tim tumpas narkoba.

“Benar, hari ini kita tangkap dua pemuda di tempat berberda, satu di Kecamatan Ambunten, kemudian di Gapura,” terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Moh. Heri, Selasa (29/1/2019).

Tersangka pertama atas nama Moh. Kutsilah (20), warga Dusun Kolpoh, Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten ditangkap di Gardu pinggir jalan Raya Desa Belluk Ares, Kecamatan Ambunten.

Kemudian tersangka kedua, Ferdi Joniyanto (25), warga Dusun Pajagalan, Desa Gapura Barat ditangkap di depan toko pinggir jalan raya Gapura, Desa Baban, Kecamatan Gapura.

“Penangkapan keduanya atas informasi dari masyarakat sekitar kedua tersangka, bahwa keduanya sering melakukan transaksi dan mengkonsumsi sabu,” jelas Heri.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari tangan Kutsilah berupa 3 (tiga) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,24 gram, ± 0,26 gram, dan ± 0,34 gram (berat keseluruhan ± 0,84 gram).

Sobekan tisu warna putih sebagai bungkus sabu, 1 (satu)  bungkus kosong  rokok merk Sampoerna mild warna putih sebagai tempat menyimpan sabu, 1 (satu) unit Hp merk OPPO warna ungu gelap serta 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Vixon warna putih No Pol M 3104 BB.

Sementara dari tangan Ferdi, petugas menyita BB berupa 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,32 gram, sobekan kertas Alumunium foil warna putih sebagai bungkus sabu, bungkus rokok Merk L.A lights sebagai tempat menyimpan sabu, HP merk Xiaomi warna hitam dan sepeda motor merk Yamaha Mio Nopol M 3294 VM warna putih.

“Untuk tersangka Kutsilah mengaku mendapatkan sabu dari membeli kepada seorang yang bernama Zainuddin, warga Desa Sokobanah, Kabupaten Sampang,” paparnya.

Menurut Heri, keduanya saat ini sudah ditahan di Mapolres Sumenep dan terancan pengetrapan Pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.