Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Moh Subhan. Foto : facebook Subhan Muhammad (Subhan)

Pamekasan, (Media Madura) – Proses perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 hingga kini masih berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Komisioner KPU Pamekasan, Mohammad Subhan mengatakan sebelum menetapkan DPTHP tahap kedua dirinya telah membuka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Juga tengah melakukan pencocokan dan penilitian (Coklit) terbatas terhadap Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) non DPT yang dikirim oleh Mendagri melalui KPU RI yang dilanjutkan ke KPU kabupaten/ kota.

“Setelah melalui proses tersebut, kami mendapatkan beberapa pemilih pemula seperti pemilih yang masuk usia 17 tahun dan anggota TNI atau Polri yang pensiun pada waktu pemungutan suara 17 April 2019 serta mencoret beberapa pemilih yang diketahui telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Subhan mengungkapkan, hasil dari jumlah DPTHP kedua KPU menemukan 707.761 orang. Jumlah tersebut meningkat dari DPTHP satu yang berjumlah 690.880 orang.

“DPTHP tingkat kabupaten itu sudah diplenokan pada 12 November, sedangkan pleno tingkat nasional akan dilakukan pada 15 November,” terangnya.

“Jadi kemungkinan saja, DPTHP 3 kalau misalnya Bawaslu RI masih belum menyatakan final terhadap pleno KPU RI,” sambung Subhan.

Untuk saat ini, pihaknya mengaku masih menunggu perkemabangan dulu. Apabila masih ada rekomendasi untuk kembali melakukan perbaikan, pihaknya siap menindaklanjuti.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.