Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan melakukan pelelangan 18 paket proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, karena gagal terealisasi.

Kepala Bagian (Kabag) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Kabupaten Pamekasan, Basri Yulianto mengatakan, tidak terealisasinya 18 paket proyek itu lantaran membutuhkan mekanisme khusus seperti pengadaan obat-obatan. Menurutnya, pihak ketiga harus punya lisensi khusus.

“Semuanya akan dilelang tahun ini, namun ada ketentuan-ketentuan,” katanya, Kamis (10/1/2019)

Basri mengaku tetap akan melakukan lelang proyek selama memenuhi syarat-syarat sesuai Perpres. Setelah itu, hasilnya akan diumumkan.

“Kalau misalnya syarat lengkap, maka kami akan mengumumkan, karena syarat itu harus sesuai isi Perpres,” kilahnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi, menyatakan Pemkab lelet dan tidak memiliki komitmen dalam proses pelelangan proyek, sehingga banyak yang gagal terlaksana. Menurutnya, mayoritas proyek yang tidak terealisasi itu ada di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Rata-rata karena ketidaklengkapan syarat administrasi,” katanya.

Akibat kelalaian beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi perhatian serius pihak legislatif, karena dinilai merugikan masyarakat Pamekasan.

“Jangan sampai kondisi ini terus berulang dalam setiap tahun, ini merugikan masyarakat,” tegas Hosnan.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.