Salah satu tambak udang di Sumenep yang ilegal

Sumenep, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur seolah tak mampu dan tak berdaya menghadapi pengusaha tambak udang yang enggan mematuhi aturan. 

Itu terbukti masih maraknya tambak ilegal yang dibangun dan beroperasi di wilayah Sumenep, diantaranya di Desa Pakandangan Barat, Pakandangan Tengah dan Pakandangan Sangrah, Kecamtan Bluto. 

Kabid Pengendalian dan Penyuluhan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Abd Kadir mengatakan, pengusaha tambak udang di Pakandangan Barat sebenarnya sudah mengajukan izin sejak tahun 2015 lalu. 

“Namun kami tolak karena tidak memenuhi syarat. Tapi, ternyata mereka melanjutkan usaha tambak udangnya secara ilegal dengan mengabaikan aturan yang ada,” tuturnya. 

Bahkan kata Kadir, saat pihaknya melakukan sidak, tambak udang ilegal tersebut sudah mengalami perluasan dengan cara merekmalasi bibir pantai.

“Tidak hanya diperluas, bibir pantainya sudah mulai direklamasi, tanpa mengantongi izin satupun termasuk tidak adanya izin reklamasi dari pemerintah Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Secara terpisah, Kabid Trantibum dan Linmas Dinas Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso menjelaskan, pihaknya akan segera mengambil langkah tegas,  pihaknya juga telah mengecek langsung lokasi tambak. 

“Jelas banyak pelanggaran di situ, sebelumnya kami telah menyampaikan teguran, sebagai langkah persuasif pemerintah. Jika memaksa, maka akan kami tutup,” tegas Fajar. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.