Saat Bupati Sumenep mengukuhan ratusan ASN

Sumenep, (Media Madura) – Bupati Sumenep, A. Busyro Karim terlihat berapi-api saat memberikan sambutan di acara pelantikan dan pengukuhan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab setempat, Kamis (3/2/2018).

Tidak hanya menyoroti kinerja dan kesiplinan ASN, Busyro juga nampak berang dengan prilaku sebagian abdi negara yang menunjukkan moral kurang baik.

Usut punya usut, ‘kemarahan’ bupati ternyata cukup beralasan. Pasalnya, selama tahun 2018 terdapat satu orang yang diberhentikan secara tidak terhormat sebagai ASN.

“Penerapan sanksi dijatuhkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan sanksi pemberhentian tidak hormat merupakan sanksi terberat bagi ASN. Karena semua hak sebagai abdi negara secara otomatis dicabut, dia tidak dapat pensiunan,” kata Bupati usai acara.

Busyro tidak menyebutkan secara detail identitas ASN yang diberhentikan secara tidak hormat tersebut. Namun, selama 2018 ASN yang dijatuhkan sanksi berat sebanyak 10 orang, 6 diantaranya diberhentikan.

Pada kesempatan itu, mantan Ketua DPRD dua periode ini menekankan, agar semua ASN untuk berperilaku baik dan menjunjung tinggi moralitas, tidak sekedar menunaikan tugas lalu mengabaikan prilaku-prilaku di tengah-tengah keluarga dan masyarakat.

“Ketika moralnya bagus dan punya kinerja bagus, maka dalam menjalankan tugasnya tentu akan bagus pula. Karena pengawasan itu tidak hanya berasal datang dari luar, tetapi juga dari dalam dirinya,” tukasnya.

Reporter: Rosy

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.