Barang bukti yang diamankan polisi

Sumenep, (Media Madura) – Seorang remaja bernama Ahmad Hanif (23), warga Dusun Karang Lowar, Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diringkus polisi setempat.

Hanif digerebek petugas saat hendak bertransaksi narkotika jenis sabu di depan Kantor Pos, Jalan Raya Arjasa, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Senin (10/9/2018) kemarin.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, Agus Suparno mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka sering menjual barang terlarang.

Dari informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan intensif. Saat dilakukan pengintaian, ternyata tersangka sedang di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami lakukan geledah badan, dan benar ditemukan barang bukti sabu yang disimpan dalam saku baju sebelah kirinya kurang lebih 1 gram,” ujarnya.

Barang bukti lain yang diamankan dari tersangka, satu kantong warna hitam yang diselipkan di pinggangnya berisi satu buah pipet kaca yang dihubungkan dengan karet penghubung pipet dan dua buah karet penghubung pipet.

Selain itu, satu buah sedotan plastik warna putih, satu buah tutup botol warna putih yang dihubung dengan dua selang warna merah bentuk L dan disambung dengan dua sedotan warna putih. 

“Barang bukti tersebut diakui milik tersangka yang didapat dari salah seorang warga setempat berinisial AMR. Kita langsung melakukan penggerebekan. Namun AMR sedang tidak ada di rumahnya,” jelasnya.

Tetapi, dari rumah AMR polisi menyita sejumlah barang bukti satu poket narkotika jenis sabu seberat 1,4 gram dan seperangkat alat penghisap narkotika jenis sabu.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, penyidik menerapkan pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tandas Agus.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.