Ilustrasi Sura Suara

Sumenep, (Media Madura) – Sekitar 3000 Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilhan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur disinyalir ganda, sehingga perlu dilakukan pencocokan ulang.

Sebelumnya, KPU Sumenep telah merilis DPT Pemilu 2019 yakni berjumlah 868.171. Sementara DPT Pilgub 2018 berjumlah 854.148, atau naik 14.023 dari DPT Pilgub 2018.

Dugaan DPT Ganda itu diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mendapatkan rekomendasi perbaikan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep beberapa waktu lalu.

“Ya, ada sekitar tiga ribuan (DPT) yang direkomendasi Bawaslu untuk diperbaiki. Jadi, tidak sampai 15 ribu seperti informasi yang berkembang di luar,” ungkap Komisioner KPU Sumenep, Rahbini, Rabu (12/9/2018).

Dari rekomendasi Bawaslu tersebut, DPT ganda itu tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pragaan dan Kecamatan Dungkek.

Saat ini, kata Rahbini, KPU Sumenep tengah melaksanakan rekomendasi Bawaslu, termasuk pencermatan di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“KPU melakukan penyisiran dengan Bawaslu, dalam posisi ini masih sebatas pencermatan, jadi kami belum bisa memastikan ada berapa yang akan kami hapus,” tegasnya. 

Kemudian, menurut rencana, KPU akan melakukan pleno penghapusa DPT yang diduga ganda tersebut pada siang ini sekitar pukul 14.00 WIB.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.