Sekretaris PCNU Sampang Mahrus Zamroni.

Sampang, (Media Madura) – Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang, Madura, Jawa Timur, Mahrus Zamroni memaknai Kemerdekaan Indonesia dengan para santri sangat tidak bisa dipisahkan. Dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa tak lepas dari peran ulama dan santri.

“Peran ulama bergerak ke masyarakat ketika ada penjajahan, membangkitkan semangat untuk merebut kekuasaan bangsa Indonesia,” kata Mahrus, Jumat (17/8/2018).

Menurutnya, prioritas dalam memaknai kemerdekaan ini yakni menanamkan jiwa patriotisme kepada generasi penerus bangsa dalam mempertahankan perjuangan para pahlawan. Karena kemerdekaan ini di raih tidak gratis, melainkan dengan darah dan air mata.

Untuk itu sebagai generasi penerus bangsa harus membangun Indonesia dengan semangat jiwa pantang menyerah dan pengorbanan penuh darah dan air mata.

“Umur 73 itu, bukan umur yang pendek, kemerdekaan ini bukan hadiah, tapi dengan darah dan air mata,” jelasnya.

Mahrus berharap, para santri dapat berperan aktif dan ikut terjun dalam membangun bangsa dengan bergerak di roda pemerintahan. Hal ini menjadi positif disebabkan para santri sudah dibekali norma agama yang nantinya bisa menyemangatkan etos kerja dan memberikan pelayanan maksimal serta dapat memberantas korupsi.

“Dalam bidang pembangunan, santri dengan modal agamanya yang kuat dapat memberikan efek positif yang membawa ruh agama, sangat yakin dapat memberikan pelayanan yang bersih dan optimal dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.